BAB I. MEKANISME SEL MITOSIS DAN MEIOSIS DAUR PERKEMBANGBIAKAN

1. Kromosom

Kromosom adalah kromatin yang merapat, memendek dan membesar pada waktu terjadi proses pembelahan dalam inti sel (nucleus), sehingga bagian – bagiannya dapat terlihat dengan jelas di bawah mikroskop biasa. Kromosom berasal dari kata chroma = berwarna, dan soma = badan. Terdapat di dalam plasma nucleus, berupa benda – benda berbentuk lurus seperti batang atau bengkok, dan terdiri dari bahan yang mudah mengikat zat warna. (lebih…)

September 16, 2009 at 8:38 am Tinggalkan komentar

VI. MANFAAT NANAS

1. Kandungan Bromelin Pada Tanaman Nanas

Bromelin merupakan salah satu jenis enzim protease sulfhidril yang mampu menghidrolisis ikatan peptida pada protein atau polipeptida menjadi molekul yang lebih kecil yaitu asam amino. Bromelin ini berbentuk serbuk amori dengan warna putih bening sampai kekuning-kuningan, berbau khas, larut sebagian dalam: Aseton, Eter, dan CHCL3, stabil pada pH: 3,0 – 5,5. Suhu optimum enzim bromelin adalah 50°C- 80°C. (lebih…)

September 14, 2009 at 1:48 pm Tinggalkan komentar

V. PANEN DAN PASCA PANEN NANAS

1. Panen

1). Ciri dan Umur Panen

Panen buah nanas dilakukan setelah nanas berumur 12-24 bulan, tergantung dari jenis bibit yang digunakan. Bibit yang berasal dari mahkota bunga berbuah pada umur 24 bulan, hingga panen buah setelah berumur 24 bulan. Tanaman yang berasal dari tunas batang dipanen setelah umur 18 bulan, sedangkan tunas akar setelah berumur 12 bulan. Ciri-ciri buah nanas yang siap dipanen: (lebih…)

September 14, 2009 at 1:47 pm Tinggalkan komentar

IV. HAMA DAN PENYAKIT

1. Hama

a).  Penggerek buah (Thecla basilides Geyer)

Ciri:

Kupu-kupu berwarna coklat dan kupu-kupu betina meletakkan telurnya pada permukaan buah, kemudian menetas menjadi larva; bentuk larva pada bagian tubuh atas cembung, bagian bawah datar dan tubuh tertutup bulu-bulu halus pendek.

Gejala: (lebih…)

September 14, 2009 at 1:46 pm Tinggalkan komentar

III. TEKNIK BUDIDAYA NANAS

1. Teknik Perbanyakan Tanaman.

Teknik perbanyakan tanaman nanas dapat dilakukan dengan cara vegetatif dan generatif. Cara vegetatif dapat digunakan adalah tunas akar, tunas batang, tunas buah, mahkota buah, stek batang dan dengan cara kultur in vitro.  Cara kultur in vitro biasanya digunakan untuk memproduksi bibit tanaman yang seragam dalam jumlah besar. Sedangkan cara generatif dengan biji yang ditumbuhkan dengan persemaian.Kualitas bibit yang baik harus berasal dari tanaman yang pertumbuhannya normal, sehat serta bebas dari hama dan penyakit. (lebih…)

September 14, 2009 at 1:43 pm 1 komentar

SUHU UDARA TANAH

Suatu benda bila di panaskan maka pergerakan molekul-molekulnya makin intensif hingga muatan energi kinetisnya bertambah dan mengakibatkan suhu akan naik. Jumlah muatan energi kinetis molekul-molekul benda di sebut panas dan di nyatakan dengan satuan kalori. (lebih…)

September 14, 2009 at 11:46 am Tinggalkan komentar

II. JENIS DAN SYARAT TUMBUH NANAS

1.  Jenis atau Varietas Nanas

Berdasarkan habitat tanaman, terutama bentuk daun dan buah dikenal 4 jenis golongan nanas, yaitu : Cayenne (daun halus, tidak berduri, buah besar), Queen (daun pendek berduri tajam, buah lonjong mirip kerucut), Spanyol/Spanish (daun panjang kecil, berduri halus sampai kasar, buah bulat dengan mata datar) dan Abacaxi (daun panjang berduri kasar, buah silindris atau seperti piramida). Varietas kultivar nanas yang banyak ditanam di Indonesia adalah golongan Cayene dan Queen. Golongan Spanish (lebih…)

September 3, 2009 at 3:11 pm 1 komentar

Pos-pos Lebih Lama


Kategori

Top Rated

Feeds

Klik tertinggi

  • Tak ada

Blog Stats

  • 73,105 hits